
Jasad ini tergugah,saat mata ini melirik jam dinding.jam lima,itu sekilas yang aku tahu.Rasa ini memaksa untuk segera meninggalkan kasur dan menuju sumur untuk segera menuaikan kewajiban .Sholat shubuh.jiwa ini langsung beranjak mengukiti rasa .Menjalankan sholat subuh.Kewajiban telah tertunai,tapi sepertinya kantuk tak juas mau meninggalkanku.Dia masih sibuk merayuku dan mengajakku untuk tertidur kembali.Dan ZZZzzzz!!!!..............TAK terasa mata ini terkatub kembali.Tersentak diri ini,saat sekilas mata ini mengintip jam dindind."Astaghfirullahal adzim,setengah delapan".Dengan raut muka acak2kan langsung ku kenakan baju dan celana kerja.Mandi entar saja ,yang penting bisa segera mungkin sampai di Pabrik.Motor lansung dim keluarkan dari kontrakan,tak apalah di panasi sebentar saja.Tanpa pikir p[anjang langsung ku geber sepeda motor, "bep ...bep " belum ada setengah meter,motorku terhenti.Keyakinanaku langsung tertuju pada bahan bakar.Dan benar adanya,tangki bensin kering kerontang,tak ada seteteespun bensin tertinggal di sana.tanpa berpikir panjang ku tuntun motorku ke warung penjual bensin."O oo anda belum beruntung" di warung iotu stok bensin habis.Ku lanjut kan perjalananku menuju ke warung yang satunya lagi yang posisinya lumayan jauh dari tempat warung tadi.Berlelah diri menuntun sepeda motor berharap mendapat setetes bensin u ntuk menyalakn motorku,hasinya nihil,tak ada stock.Melihat waktu yang semakin siang aku putuskan untuk berangkat kerja naik ankot,sementara sepeda motorku aku titipkan di rumah kakak,Al hasil aku kesiangan sampai di pabrik,untung bos besar belum datang,jadi aman . Aku langsung nyelonong ke dalam pabrik .Aku masih penasaran unutk mendapatkan bensin.Nanti habis istirahat aku akan pulang ke kontrakan dan kembali berburu bensin.Dengan waktu yang singkat akan aku gunakan waktu dengan sebaik-baiknya.Hanya satu harapan saya ,supaya motorku bisa kembali menyala,dan menemani untuk mengarungi kehidupan hari ini.Bersusah payah istirahat aku gunakan untuk berburu bensin,hasilnya tetapo nihil,karena kau tak puny awaktu yang banyak terpaksa aku menghentikan perburuan ini.Dan akan aku lanjutkan nanti sepulang kerja.Tak ayal,meski badan ini kecapaian karena baru aja pulang kerja,langsung ku bawa kaki ini berjalan menyusri jalan,ber gang,gang untuk mendapatkan bensin,aku berjalan lumayan jauh dari tempat ku mencari bensin tadi pagi.Hasilnya? masih nihil.terus ku bertanya di mana tempat aup[aya naku bisa menbdapatkan bensin,tapi tak kunjung aku ndapoatkan.Hampir saja diri ini terhantam badai putus asa.Tapi aku berkeyakinan " aku harus mendapatkan bensin malam ini juga ,apaun yang terjadi".ketika tekad sudah bulat ,semua rintangan terasa ringan di jalani,meski aku harus berjalan lebih jauh lagi,akhirnya jasad ini membawa kaki melangkah ke sebuah pom bensin.Alhamdulillah ,akhirnya ku dapatkan jua bensin.Dari situ aku jadi berpikir ,bahwa kalau kita ingin berhasil mendapatkan apa yang kita inginkan,kita harus berbulat hati,mengazamkan diri,lalu di jalani tanpa putus asa.dan berhasil.AKU SUDAH MEMBUKTIKANYA.