Kamis, 23 Agustus 2012

Gunung Gajah Mungkur

Menceritakan kesan kesan saat liburan memang tak akan ada habisnya.Apalagi libur lebaran seperti saat ini.Begitupun dengan pengalamanku selama mudik di Kampung halamanku di desa Brenggalan,Kelurahan Tiyaran,Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo.Walaupun wilayah ini wilayah pegununganyang kering dan tandus,ta[i keindahan alam nya tak kalah menarik untuk di nikmati.Daerah ini di kelilingi oleh area pegunungan yang melingkari wilayah ini.Dan Gunung yang paling besar dan paling menarik menurut saya adalah Gunung Gajah Mungkur.Gunung yang paling tinggi di antara Area pegunungan yang lain.Beberapa Tahun yang lalu aku sempat mendaki Gunung Gajah Mungkur ini.Tempatnyasungguh menyenangkan,di area pegunungan itu ada perkampungan yang lmasih sangat tradisional.Ada cerita atau mitos yang bersangkutan dengan Gunung Gajah Mungkur ini.Konon Di Gunung ini ada sebuah Goa kecil yang dapat menampung hingga ribuan orang.Entah itu benar atau salah,Tapi setiap tanggal satu Suro(1 Muharram dalam penanggalan Islam) berbondong bondong orang menuju tempat itu.Aku juga pernah sekali menuju tempat itu.Dan pernah masuk ke Goa kecil itu,Tapi aku juga tak merasakan ada ke anehan di dalam gua itu.Wallahua'am
Gunung Sepikul  Bagian kanan
 Di area pegununga itu juga ada Gunung yang punya nama Unik.Namanya Gunung Sepikul Dan Gunung Gendong.Kedua Gunung  itu waktu kecil menjadi tempat bermain.Aku bersama teman teman masa kecilku menghabiskan waktu sore di Gunung sepikul itu sambil mencari rumput untuk makanan kambing di rumah.Kenapa gunung itu di namakan Gunung Sepikul,karena posisi Gunung itu bersebelahan ,sama tingi,Gunung itu di pisahkan oleh jalan  yang menuju ke desa lain.Dan kenapa di namakan gunung sepikul berdasarkan Informasi yang saya tahu,karena posisinya yang siap di Pikul(dua barang yang di bawa menggunakan alat yang di simpan di atas Bahu.)di salah satu lokasi Gunung  sepikul itu ada batu yang menjulang hampir sejajar dengan gunung sepikul,Oleh masyarakat di sebut Gunung Gendong.Dari Mitos yang ku dengar waktu kecil Gunung sepikul Dan Gunung Gendong adalah bongkahan batu yang dulu di bawa oleh Para Jin,Anak buah Bandung Bondowoso,dengan cara di pikul dan di gendong,dalam rangka pembuatan Seribu Candi Atas permintaan Roro Jongrang..Tapi karena fajar keburu terbit,Akhirnya Para Jin itu meninggalkan bongkahan batu itu dalam keadaan masih di pikul,dan di gendong.Entah benar atau salah yang aku ceritakan ini hanya Mitos yang ku dengar waktu aku masih kecil.
Gunung Gajah Mungkur Sebelah kanan
Menyenangkan bernostalgia dengan masa kecil.Ingataningatan itu seolah kembali terkumpul dalam ingatan.Semua membawa kenangan yang tak pernah lekang oleh waktu.
Oh ya sekedar Informasi saja.Ada kebanggaan tersendiri dengan Gunung Sepikul ini.Di sekitar tahun 80an,Gunung Sepikul ini pernah dijadikan sebagai tempat syuring Film Walisongo yang di bintangi Oleh Guruh Sokarno putra.Aku mengetahui itu setelah beberapa waktu yang lalu melihat Film ini.Ada sebuah tempat lokasi syuting yang di pakai adalah Blandongan.Sebuah tempat bekas penambangan batu.yang di ambil warga untuk membuat kerajinan dari batu.Sekarang sudah punah ,karena sudah tidak ada lagi perajin batu yang tersisa di Desa kami.Lokasi nya sekarang pun sudah lumayan dangkal karena sudah mulai tertutup dengan tanah.
Di sekitar tahun 90an,tempat itu juga di pakai syuting sinetron Brama Kumbara yang di bintangi oleh George Rudy .Kalau itu aku sempat menyaksikan proses syutingnya.
Teman teman masih ingat dengan sinetron Wiro Sableng yang di bintangi oleh Ken ken sukendro.Kalau nggak salah di awal tahun 2000an,sinetron ini tayang di RCTI setiap minggu pagi.Nah salah satu tempat syutingnya juga berada di Area Gunung Sepikul ini.Aku bahkan sangat dekat dan sering melihat syuting sinetron ini.Dan yang lebih menyenangkan ternyata teman satu sekolahanku menjadi pemeran utama sebagai WiroSableng kecil.Dan ternyata guruguruku juga pernah jadi figuran di sinetron itu.Hemmm,,, menyenagkan bukan???
Ya okelah itu sekelumit tentang masa kecilku yang sangat menyenangkan.masih banyak hal yang ingin aku bagi.Tunggu yaaaaa.....

Rabu, 22 Agustus 2012

Dalam perjalanan Pulang (Part 5)

Senin Siang sekitar bakda dhuhur aku di datangi saudaraku.Dia mengajakku untuk membeli bahan batik tulis pesanan temannya.Aku sangat antusias tentunya dengan ajakan itu.
"Lek Ikut Yuk ke pasar Sukoharjo,beli bahan batik tulis".Ajak saudaraku
"Kenapa nggak sekalian saja ke Pasar Klewer katanya di sana banyak bahan Batik."
"Tapi kan belum tahu tempatnya?"
"Ayo kita berangkat saja,nanti kita tanya saja kalau sudah sampai di Solo"
Kami berangkat dengan semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi.Modal nekat menjadi andalan dalam perjalanan kali ini.Meluncur menuju kota Surakarta pun segera di lakukan.Jarak antara Kota Solo dengan desa ku memang cukup jauh.Kira kira satu jam.
Ketika perjalanan ini sudah mau masuk kota Solo kami berhenti sejenak untuk bertanya.Kami melihat dua orang tukang becak yang lagi duduk santai di becaknya.
"Maaf pak mau tanya,kalau araPasar Klewer itu lewat mana ya Pak?"(Aku bertanya dalam bahasa jawa)
"Lurus saja Dik,nati kalau ada gapura Keraton,masuk saja.Pasar klewer letaknya di belakang Keraton."Jawab salah satu tukang becak itu dalam bahasa Jawa juga.
"Ya,jangan lewat sana ,nanti malah kejauhan"Sanggah tukang becak yang satunya lagi
"O ya  kalau gitu makasih ya Pak".
Aku segera pamit untuk meninggalkan kedua orang itu karena mereka malah berbeda pendapat dan berdebat.Aku malah tambah bingung di buatnya.
Walau agak membingungkan arahan dari tukang becak tadi,aku tetap aja melanjutkan perjalanan.Dan benar saja tak berapa lama kami menemukan Gapura besar Bertuliskan PB X.Aku yakin itu adalah gapura yang di sebutkan oleh tukang becak tadi.Kami masuk ke dalam.dan sngat takjud ketika melewati komplek keraton itu.Dinding dinding Keraton yang menjulang tinggi membuat kami sangat takjub dan berdecak kagum.Maklum meski tempat tinggal kami sangat dekat dengan kota Solo,tapi baru kali ini kami datng ke kota Solo ini.Sangat di sayangkan bangetkan?Kota Bandung yang letaknya sangat jauh saja di datangi,ini Kota Solo tempat yang sangat dekat saja malah belum pernah di singgahi.Dan parahnya ketika di tanya orang di perantauan."Datang dari mana Mas?".Dengan mantab aku akan menjawab "Dari Solo".Heeeeeemmmmmmm,,,,,Patut di pertanyakan keabsahan sebagai warga solonya.hehehehehe.
Ternyata setelah sampai di dalam Kompek Keraton kami semakin bingung karena tak kunjung menemukana Pasar Klewer.Dalam kebingungan itu kami terus melaju mengikuti jalan,hingga kami tertuntun keluar komplek Keraton .Biar tak sampai tersesat tak ada salahnya unuk kembali bertanya.Aku lihat di depan ada tukang Parkir sedang mengatur lalu lintas di Pertigaan di depan sana.
"Maaf Pak mau tanya,kalau Pasar Klewer itu tempatnya di mana ?."
"Belok kanan saja,sampai nanti ada pertigaan belok kanan lagi."
"Makasih ya Pak"
"Iya sama sama.(Percakapan itu menggunakan bahasa Jawa halus,karena Orang Solo terkenal sangat santun dan halus dalam bercakap) .
 Aku mengikuti petunjuk yang di berikan oleh tukang parkir tadi.Pelan pelan kami mengendarai sepeda motor.Dan tak berapa lama kami menemukan sebuah tempat yang sangat besar dan di depan gedung itu sangat besar tertulis dengan jelas "PASAR KLEWER"
Alhamdulillah akhirnya kami menemukan Pasar Klewer juga setelah beberapa kali sempat kebingungan.Motor segera kami parkir di depan Pasar.Niat hati ingin segera berpetualang di dalam Pasar itu,tapi niat itu kami tunda karena ada kabar yang kurangnyenangkan.Dari kabar tuang Parkir yang aku dengar,katanya Pasar Klewer belum buka.Dan setelah aku amati memang benar adanya.Kios kios di pasar itu memang masih tutup.Hanya para pedagang kaki lima yang terlihat  menjajakan buah buahan dan kaos batik yang di jajakan di sepanjang pinggiran pasar Klewer itu.Meski seperti itu keadaannya tak membuatku patah arang untuk berburu arang barang unik di Pasar ini.Petualanganpun di mulai.Baru memulai saja aku sudah di buat bingung.Banyak kaos bermotif batik dan wayang berjajar di sepanjang Pasar itu.Rasanya ingin aku beli semua karena motifny yang unik dan sangat kreatif.Tapi memang aku tak boleh terlena dan terbuai .Akuhanya membeli barang barang yang di pesan oleh teman teman ku saja.saudaraku yang mengajakku malah tidak dapat membawa pulang bahan batiknya,karena memang kios menjual bahan batik belum buka.
Petualangan kali ini harus segera di akhiri ,karena wau sudah semakin senja.Kami pun berniat untuk kembali ke sini esok hari,karena saudaraku belum mendapatkan barang yang di carinya.
"Nur ,cari Masjid dulu yuk,kita belum sholat Ashar nih,kita cari Masjid yang dekat saja.Kami edarkan pandangan kami untu bisa menemukan Masjid yang paling dekat dengan Pasar.Pandangan kami sama sama tertuju pada sebuah Masjid yang berukuran lumayan besar.Tanpa pikir panjang kami datangi Masjid itu untuk segera menunaikan sholat Ashar.Di Masjid ini kami di buat terpukau oleh Keindahan Arsitektur Masjid ini.Arsitektur ini sangat unik dan sangat kental nuansa Jawa.Tiang tiang yang berukhir khas ukiran kraton Surakarta membuat Masjid ini semakin unik dan Klasik.
Sebuah petualangan yang sangat menyenangkan dan sangat mengesankan hari ini.Petualangan yang takkan bisa aku lupakan.Sungguh aku sangat bersyukur bisa mudik tahun ini.Banyak hal hal yang bisa aku nikmati dan pastinya aku tidak akan menyesal untuk memeutuskan mudik tahun ini.Masih banyak pengalaman yang ingin aku bagi .Tunggu kisah berikutnya yaaa.........

Minggu, 19 Agustus 2012

Dalam perjalanan pulang (Part 4)

Ada hal yang unik dan menarik dalam perjalanan di kampung halaman kali ini.Sesuatu hal yang sydah turu temurun di lakukan oleh masyarakat jawa dan masyarakat kampung di desaku pada khususnya.Acara Unggah unggahan,,maleman,dan udun udunan.Tradisi yang di lakukan oleh Masyarakat jawa sebagai simbol yang berkaitan dengan Puasa Dan Ramadhan..Mungkin di sini sudah banyakyang tahu tentang hal hal yang berkaitan dengan itu semua.Dan mungkin kurang menarik kalau aku ceritakan di sini.Tapi di sini yang menarik adalah  Acara Maleman yang di kemas sedemikian rupa,mengikui perkembangan jaman.Budaya yang tidak kaku dan bisa mengikuti perkembangan jaman.
Hal yang sangat menarik untuk di bahas.Dan sangat menggelotok.Budaya Jawa yang syarat dengan nuansa klenik dan syirik,mampu membaur dengan ajaran Islam dan bisa saling melengkapi.Dulu waktu aku masih kecil,acara Maleman itu sangat kental dengan nuansa seperti itu.Setiap warga membuat berbagai macam hidangan,yang tentunya mengandung simbol simbol jua.Ada golong asahan dan lain lain.Memang awal di buatnya Ritual seperti itu di maksudkan untuk bisa mengenal Islam secara utuh,tapi di sampaikan dengan cara yang halus dan pelan pelan.Tapipada perkemabangannya malah semakin jauh dari Nilai nilai Islam.Dari Pemuka adat yang berdoa dengan nuansa syirik yang kental serta adanya pancenan,atau seperangkat Hidangan yang di siapkan,yang di tujukan oleh Para Leluhur..Sangat bertentangan Dengan Islam.
Ada sesuatu yang sangat berbeda yang terjadi di Desaku beberapa tahun belakangan ini.Berawal dari kesadaran para golongan Sepuh atau golongan yang di tuakan,Dan semangat perubahan yang di bawa oleh kalangan pemuda yang sangat mengerti akan Islam terjadilah sebuah acara maleman kontemporer.Acara maleman yang memadukan budaya dan Nuansa Islam yang sangat kental.Budaya Tidak hilang,tapi Menjlankan Agama juga terhindar dari Khurafat,syirik.Acara maleman yang dulu di kemas sangat bernuansa syirik kini di modifikasi  sedemikian rupa tanpa menghilangkan Roh dari simbol maleman itu sendiri.Dalam acar maleman itu Para warga tetap mendapat jatah yang sama di setiap malam ganjil di sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan.Setiap warga di beri kebebasan untuk membuat menu yang di inginkan asal pantes,tidak harus mengikuti pakem seperti acar maleman yang terdahulu,seperti membuat golong asahan,pancenan dan lain lain,.Setelah warga yang mendapat jatah di setiap malam ganjil itu,kemudian membawa makanan yang di buat ke Mushola .Kemudian setelah Tarawehan Beres Bapak mudin(Tokoh agama yang di daulat untuk mengurusi acara acar seperti itu)memberikan Tausiah,dan Doa.Setelah itu Makanan di di bagikan kepada para jamah yang hadir di mushola itu.
Luar biasa,perjuangan untuk memurnikan akidah memang membutuhkan cara yang tepat untukbisa di terima warga.Kesadaran Para sesespuh yang lahir dalam suasana Maleman yang kental mau berbesar hati untuk menerima sesuatu yang baru dari para orang muda yang mempunyai semangat perubahan.Salut dan angkat topi sebagai penghargaan kepada para kaum tua yang bisa bersikap bijak dan menerima sesuatu yang baru asalkan itu benar.Andaikan semua orang bisa bersikap bijak seperti itu.Mungkin cinta damai akan terus bersemayam di dalam negeri ini.Hal hala yang terkesan sepele seperti ini,ternyata sangat negandung hal hal yang sangat luar biasa.Andaikan bangsa ini mau berkaca dengan hal hal positif yang di lakukan warganya?????

Jumat, 17 Agustus 2012

Dalam perjalanan pulang(Part 3)

Perjalanan  kali ini aku sempatkan untuk menuju ke sebuah Mushola kecil di kampung halaman.Mushola ini memang kecil tapi sangat berkaitan erat atau bahasyang lebih tepat sangat berhubungan secara emosiaonal denganku.Baiklah akan aku ceritakan sedalam apakah hubungan emosionalku dengan Mushola Ini.Saat itu,aku agak lupa kapan tahun kejadiannya,aku adalah orang yang sangat pemalu.Usiaku menganjak Remaja.Masih aku ingat waktu itu aku masih duduk di kelas satu SMP.Saat itu ada pembanguna Mushola itu.Niat hati ingin membantu,tapi aku tak berani untuk keluar Rumah.Sampai akhirnya Mushola itu jadi,tak seharipun aku membantu membangun Mushola itu.Aku merasa sangat bersalah karena tak membantu pembangunan Mushola Itu.Aku seolah menanggung beban yang amat sangat berat.Ada perasaan aneh yang menuntunku untuk pergi ke Mushola itu.Aku jadi ingin sholat dan beribadah ke Mushola itu.Keinginan itu begitu kuat tertancap dalam sanubariku.Aku tidak tahu apa artinya semua itu.Sebelumnya meski sudah beranjak Remaja aku belum terlalu mengenal agama  yang ku anut.Orang tuaku tak memberitahu ku tentang agama yang ku anut.Aku hanya tahu Agamaku Islam,tapi aku belum terlalu tahu apa itu Islam.Aku hanya beberapa kali ikut pengajian Iqro,Itupun cuma ikut ikutan teman.Tapi waktu itu aku sangat ingin sekali ke Mushola itu.Dengan segenap keberanian yang aku punya dan ilmu yang aku tahu tentang sholat dan baca Quran yang sangat Minim,Aku berangkat Ke Mushola itu.Dan malam itu menjadi malam yang pertama bagiku untuk beribadah Kepada Allah.Dan belakangan aku baru aku  ketahui itu adalah sebuah Hidayah.
Dengan penerimaan itu aku merasa sangat bahagia dan semakin bersemangat untuk beribadah Mushola .Bahkan sebuah anugerah tersendiri bagiku,Karena bersamaan dengn itu Ada seorang Pemuda yang denga suka rel mau mengajari Ilmu agama .Aku semakin bersemangat,teman teman yang sepantaran dengan ku pun tak kalah bersemangat.Namanya Mas Parno.Selain mengajari Cara Sholat Dan Baca Qur'an,Dia juga mengajari Ilmu Silat dan pernafasan.Tapi sayang semua itu harus cepat berakhir ,karena Mas Parno meninggal dunia karena kecelakaan.Kesedihan yang mendalam begitu terasa kami rasakan.
Setelah Mas Parno meninggal Dunia,Guru pencat silat di lanjutkan Oleh Mas Agung.Dia mengajari Ilmu pernafasan,Aku sangat senang dengan semua itu.Tapi sayang lama lama,Ajaran Mas Agung agak melenceng dari agama,karena mulai menggunakan jimat dan susuk.Untung aku belum terlalu jauh mengikuti ajaran itu,Karena keburu di bawa merantau oleh kakaku.Walaupun sebenarnya aku berat meninggalkan kampung halaman.
Sekarang sudah tahu kan kenapa mushola itu sangat berhubungan erat secara emosional dengan diriku.
Hari Kamis yang lalu,aku memang berniat untuk mengabadikan Mushola itu.dan hasilnya bisa teman teman nikmati.Jangan di koment ya kalau hasil jepretannya kurang bagus,maklum bukan Fotografer Profesional dan kamera pun,kamera hape.
Ada kejadian yang menggelitik waktu aku mencoba mengambil gambar ini di mushola itu.Tanpa aku tahu datang Mbah Karmo,penghuni rumah di dekat mushola itu .Tanpa aku sadari dia telah berdiri di dekat sepeda onthel dan seolah berpose untuk segera di jepret kamera.Aku pun tak menyia nyiakan moment  ,lansung aku klik kamera dua kali,dan benar adanya.Posenya begitu natural dan apa adanya.Dan menurutku sangat bagus sekali.ini dia gambarnya.
Dari semua moment itu sungguh sangat mengesankan dan sangat mengobati rasa dahaga akan kerinduan kampung halaman.Dan aku tak akan menyia nyiakan itu.Berlanjut ke cerita berikutnya yaaaa.......                                                                          

Kamis, 16 Agustus 2012

Dalam perjalanan Pulang(Part 2)

Berlanjut dengan apa yang aku sampaikan kemarin.
Hari  Rabu Tgl 15 Agustus 2012 Aku bersama adikku dan keluarganya,serta keponakannku pergi Ke Pasar Tradisioanl Tawang Sari.Pasar Tradisional yang rame di kunjungi warga setiap hari pasaran ,yaitu hari pasaran Legi.Pasar ini adalah tempat pavorit warga di sekitar pasar itu,dari anak anak sampai Mbah mbah,berbaur menjadi satu di pasar itu.
Dari Pasar hewan sampai kebutuhan pokok tersedia di sana.
Perjalanan yang ku butuhkan hanya sekitar lima belas mnit kalau menggunakan sepeda motor.Karena sudah lama aku tak kesana,aku agak bingung untuk parkir.Dan itu menjadi sensasi sendiri karena terlihat seperti orang yang baru datang ke  tempat itu.Niat aku pergi ke sana sebenarnya hanya ingin beli kelinci untuk hiburan selama ak berada di tanah kelahiran.Aku mulai mengitari  salah satu area Pasar itu.Berdesak desakan dengan orang orang yang punya kebutuhan lain di pasar itu.Ada hal yang unik ketika aku sedang berjalan jalan di area pasar itu.Aku melihat sosok  yang agak aneh,dengan pakaian Adat,tapi bukan Adat Jawa.Seperti pakaian adat  orang di negeri seberang,Aku tergelitik untuk tahu dan mendekat ke arah lelaki itu yang telah banyak di kerumini banyak oarng.Daan benar adanya.Lelaki itu mengaku sebagai seorang Warga Kalimantan.Dan Dia ke sini untuk berjualan Obat dan alat alat berburu khas Kalimantan.Niat hati aku ingin mengabadiakn keunikan Lelaki itu,tapi aku sedikit takut dengan sosoknya  yang tinggi kekar dan menyeramkan.Dengan sembunyi sembunyi aku ambil kamera hape untuk mengambil gambarnya.Dan Klik.Aku dapat ,langsung kabur,takut ketahuan. he he  he.Setelah posisiku agak jauh darinya,aku lihat lagi hasil jepretan photo tadi dan kulihat.Ternyata  aku hanya mrmfoto dari belakang,dan hanya terlihat orang itu lagi jongkok mengambil sesuatu.Waduhhhhh,kacaunya aku..Aku hanya bisa tertawa cekikan sendiri.Dan setelah aku kasih tahu gambar itu kepada keponakan dan adikku,mereka malah tertawa terbahak bahakk melihat hasil photo itu. hehehehehe.Sebenarnya Photo itu akan ku muat di sini tapi kayaknya kurang etis kalau aku up load di sini,,nanti di kira malah melanggar undang undang Pornografi dan Pornoaksi,hehehehehe.
Aku kembali melanjutkan perjalananku mengitari Area pasar itu.Muter muter mencari kelinci.Setelah agak lelah lelah mecari cari akhirnya aku dapatkan pedGng kelinci.Itupun tidak banyak,cuma dua  pasang kelinci saja.\
"Mas berapa kelinci?(percakapan dalam bahasa jawa)
:Seratus Ribu Mas ,sepasanag"
"Apa????(dalam hati lho ngomong yang ini maha)
"Di Bandung saja sepasang cuma  30 sampai 40 Ribu,kenapa disini mahal amat"9Ini masih dalam hati lho,ngomongnya)
Gak ada sepakat ,aku pergi mencaritempat yang lain,siapa tahu aku menemukan pedagang yang lain.
ternyata memang susah mencari pedagang kelinci.Aku putuskan untuk batal membeli kelinci dan segera pulang setelah membeli barang pesanan Bapak,dan membeli bahan bahan untuk tajil nati magrib.Kenangan tak terlupakan dan sangat berkesan bnyak aku dapatkan di pasar ini.Dan setelah ini aku masih  ingin banyak berbagi dengan teman teman semua.
Bersambung mas browww di edisi selanjutnya yaaaa.....

Rabu, 15 Agustus 2012

DALAM PERJALANAN PULANG(PART 1)

Beberapa waktu yang lalu ketika masih di perantauan,sudah terbayang bagaimana suasana di tanah kelahiran.Yang pertama kali terbayang adalah suasanayang panas dan gerah..Suasana yang membosankan karena tidak ada teman sebaya yang bisa di ajak main sepeti waktu dulu sebelum mereka punya anak dan istri.Kini meskipun mereka juga pulang kampung tapi mereka sudah sibuk dengan keluarga mereka  masing masing.
Tapi di balik hal hal negatif itu masih  lebih besar rasa rindu untuk bertemu keluarga terutama Bertemu denganAyah dan Ibuku.Rasa rindu yang menderu dendam itu mengalahkan semua hal hal buruk yang akan aku alami di kampung halaman.
Senin tgl 13 Agustus 2012 adalah waktu yang mengantarkanku menuju kampung halaman.Yang terpikir olehku saat iu adalah bertemu keluarga dan bersiap menjadi orang yang terbuka dan menerima keadaan di des ku apa adanya,Aku akan menerima apapun perlakuann warga yang akan di brikan padaku.Aku sadar bahwa aku kurang bisa pandai bergaul.aku memang kurang nyaman kalu bergaul dengan warga,karena memang aku tak pandai berbasa basi.Tapi untuk mudik kali ini aku akan bersiakp biasa saja dan apa adanya,karena aku sangat sadar sikapku yag lalu menimbulkan banyak prespektif negatif tentang diriku.
Dan benar adanya sikap tanpa beban itu memang menghasilkan diri ku apa adanya,dan mudah mudahan sikap seperti ini bisa di terima di masyarakat.
Selasa Tgl 14 Agustus 2012 Pagi aku menginjakkan kakiku di kampung halaman.Bersaan dengan itu semua memori indah di kampung halaman,bermunculan satu persatu di otakku.Kenangan masa kecil bersama teman teman,hingga kenagnan terakhir lebaran tahun lalu.Semuanya masih begitu jelas terbayang di otakku.Satu hal yang sedikit menyenangkan ketika aku bertemu dengan sepeda motorku yang sengaja aku simpan di tanah kelahiranku.Kini aku masih bisa merasakan sisa sisa kekuatanya yang tanf=gguh meski umurnya sudah tidak muda lagi.Aku masih ingat ketika aku membawanya pulang pergi jawa bandung,dengan segenap kemampuannya dia terpacu untuk mengatarkaku sampai di tempat tujuan.Memang bagiku Jupiter merahku ini tiada duanya,Aku bangga memilikinya.Apa lagi banyak cerita yang aku lalui bersama motor kesayanganku ini.suka duka di lalui bersama.Drai yang sangat pahiiit sampai ke hal hal yang menyenangksn.Hubungan emosional ini sudah benar benar dalam,cemistry yang yang dalam terjalin.
Rabu Tgl 15 Agustus 2012,Duiiiinnngggggiiiinnn  Itu yang aku rasakan.Dinginya sangat mensuk tulang.Aku baru merasakan dingin yang sedemikian rupa.Di Bandung yang terkenal dingi saja,tak sampai seginimya aku rasakann,tapi ini sudah sangat menusuk tulang.Tapi semangat ini juga ikut terasa membuncah.Ada ruang ruang dalam yang terpendam dalam kalbu,seperti kembali muncul dalam ingatanku.Menyenangkan sekali,,dan kini saatnya aku akan menikmati nostalgia.Dengan waktu yang aku miliki aku akan memalsimalkan waktuini.Mudah mudahan aku bisa menghapus dahaga  keingin tahuan ini.Dan yang lebih menyenankan adalaha hari ini adalah hari pasaran Legi Hari Pasaran untuk pasar di tawang sari.Pasar yang ramai  setiap seminggu sekali atau lebih familiar di sebut pasar mingguan.Tentunya akan menimbulkan sensasi yang luar biasa ketika berada di pasar tradisional ,berdesak desakkan,para penjul yang berteriak teriak menawarkan barang dagangannya.Bau khas jajanan tradisional juga memberikan sensani kenagna yang pasti brkesan.Tunggu cerita saya i pasar traioanal Tawang sari ,aku akan berbagi banyak tentang itu semua
TO BE CONTINUED

Senin, 13 Agustus 2012

Berbagi

Kebahagian yang semakin membuncah dan menderu dendam.Rasa kangen dan kerinduan semkin melengkapi suasana hati ini.Moment lebaran adalah moment spesial yang terjadi setahun sekaliKesmpatan seperti ini tidakakan kau sia siakan.Dengan segenap tenaga dan biaya yang aku punya,akan kau usahakan untuk bisa pulang dan berkumpul dengan keluaraga di hari spesial ini.
Dan SAat yang di nantidatang juga.Hari ini InsyaALLAH. aku akan mudik ke kampung halaman .Rasa bahagia dan khawatir bergumul menjadi satu.
tak ada yang mampu aku tulis lagi selain hanya rasa bahagia dan tak sabar untuk segera sampai kampung halaman.Doakan saya selamat sampai tujuan ya

Minggu, 12 Agustus 2012

curahan hati

sebuah kesempatan yang atang dua kali.Ini tak akan kau sia sia kan.Selama aku mampu,aku kan selalu berusaha untuk bisa menjadi ynang terbaiak/Setiap kesempatan yang datang aku anggap sebagai amanah yang harus aku jalankan dngan sebaik baiknya.Hamdulillah mataku sudah hampir pulih.Aku sudah mampu menulis lagi danmelakukan banyak hal,yang sedari dulu sudah nenjadi impian yang sangat lama.Sempay Khawatir dengan kondisi yang memburuk dengan mataku.Aku sempat ngedrop dan tak berani berharapa.Sekarang denga pertolongan Allah,Dengan Kesembuhan Ynag di berikan [adaku,menjadi anugerah yang tak mingkin terlu[akama.Ksesmpatan yang luar biasa dan aku tak akan menyia nyiakannya.aku akan berusaha dengan malsial mengerahlan seluruh energi yang ku punya.Dan aku harus bisa mewujudkan mimpi mimpi yang sempat tertunda.Teman teman doakan saya mampu dan amanah melaksankan semua ini