Berasa ada gundah yang menggelayut dalam relung terdalam hati ini.Beberapa hari ini semakin terasa tak nyaman dan membuatku khawatir .Satu demi satu kegundahan itu terpapang jelasdi depan ku ,tergambar dalam sebuah adegan yang membuatku semakin gundah "Ada apa ini?" ada sebuah tanya yang harus segera terjawab.Ya ada apa sebenarnya hingga aku di rundung gundah yang tak berkesudahan?Satu persatu coba aku kupas."Memang ada yang salah dalam pencarianku selama ini,,niat yang baik kalau tidak di laksanakan dengan cara yang baik akan berbuah ketidak baikan itu sendiri"Itu sebuah kesimpulan dari kegundahan yang mungkin aku rasakan saat ini.Betapa tidak ?Niat hati ingin menemukan patner sehidup semati,tapi aku tak mengindahkan etika yang benar dalam mencarinya,dan hampir saja termakan oleh kata kataku sendiri untuk tidak menjalin hubungan dengan orang yang bekerja satu pabrik denganku.Ayu wajahnya menyihirku,kecantikannya bak pualam.Indahhhh banget.Aku terpana Olehnya.Aku bermain api .Dan hampir terbakar kalau saja Allah tak segera menyadarkan aku atas kesalahan itu.Aku tergerak untuk mendekat dengannya,Dan semua itu tampak begitu mudah ketika dia merespon kedekatan itu,hingga aku bisa mendapatkan nomor hapenya.dan mulailah ada komunikasi yang neyiratkan saling tertarik satu sama lain.Aku cuek saja walau aku tahu dia telah punya seseorang yang dekat dengannya Aku datang ketika hubungan mereka mulai retak.Aku mecoba Cuek dan membiarkan itu semua mengalir,toh tak ada orang yang tahu akan hal itu,kecuali aku dan perempuan itu,tanpa aku sadari bahwa Allah setiap saat melihat dan tahu apa yang aku lakukan.Dalam bahagia semu itu ada yang begitu keras mengkritik tindakanku itu.Aku berusahaacu tapi kupingku panas juga mendengar kata kataku.Dia afdalah sang nurani yang matia matian menjaga hatiku untuk tetap lurus.Nuraniku berkoalisi dengan logika otakku untuk menyadarkan atas kesalahan jalan yang aku lalui Dan nuraniku pun tak pernah rela aku melakukan itu.Nuraniku selalu berteiak "Apa yang kau lakukan!!!!???,apa kamu tidak tahu kau akan menyakiti banyak orang dengan sikapmu itu,Apa kamu tak punya hati,bukankah dulu kamu telah diperlakukan seperti itu ,,Sakit bukan????Tapi kenapa kamu malah melakukan itu pada orang lain??"Aku tersadar semua itu adalah sebuah kesalahan.Dan aku harus segera meyudahi semua itu.Untungnya aku belum terlalu jauh berjalan ke arah situ,baru samapi tahap mengenal lewat sms aja.Mungkin dengan sikap ku ini aku telah menyakiti hati perempuan ituItu lebih baik dari pada nanti banyak orang yang akan tersakiti bila aku melanjutkan hubungan itu.Yah aku harus mundur dan menata hati ku kembali supaya tetap terjaga dari goda wanita yang hanya menebar kecantikan luar tapi kering kecantikan aklaq ,aku telah salah memilih,dan aku harus pergi........hampir saja aku terjungkal dalam goda itu,,,Astaghfirullah........
ketika diri berazam untuk berkarya,sebagai wujud aktualisasi diri,kerana diri ini punya potensi yang harus di asah dan di uji
Minggu, 31 Juli 2011
Minggu, 17 Juli 2011
ADA APA DENGANKU?
Ketika aku tahu jawaban itu ,aku tak akan bertanya padamu.Ketika aku sadar bahwa sulit menemukan sebuah jawab tentunya tak akan kau lontarkan pertanyaan ini padamu.
Hari hari yang sangat menyebalkan ku alami minggu minggu ini.Betapa tidak?Tidak di Rumah ,tidak di tempat kerja,semua satu sura menanyakan."Kapan kamu nikah?"Sebuah pertanyaan yang seharusnya menjadi sebuah pengharapan dan kabar kebahagian,tapi menjadi sebuah luka yang menganga bagiku.Ya,,, karena dengan pertanyaan seperti itu aku menjadi orang yang takkan mampu menjawabb dengan jawaban yang mungkin akan menyenagkan mereka.Hanya gelengan kepala dan kadang mengalihkan pembicaraan bila teman -temaku akan menjurus ke sana.Jurus ngeles.com ku akan membuat mereka terdiam sejenak,walau pun itu tak bisa membuatnya kapok untuk bertanya lagi."Hem sepertinya aku harus rajin berpikir untuk ngeles bila nanti teman teman ku menanyakan itu"Pikirku di saat aku termenung sendiri.Dalam kesendirianku jujur aku merindui seorang teman ,seorang patner bernama Istri tapi aku kesulitan untuk sekedar memilih atau menentukan pasangan ku kelak.Yah memang aku kebingunan sendiri,sebenarnya patner seperti apa yang aku cari??Ya itu juga pertanyaan yang tak bisa aku jawab."Kamu ini mempersulit diri kamu sendir"Itu komentar teman aku dengan sikapku yang nggak jelas itu.Yah untuk urusan ini memang aku bukan pujangga yang pandai merangkai kata.Aku selalu sulit untuk memulai dan mementujan.Ada apa denganku?????
Minggu, 10 Juli 2011
MENYAKITI HATI YANG LUKA
Tak terpikirkan olehku ,aku kan berucap sepeti itu.Aku tak tersadarkalau aku telah membuat hatinya luka....
Maafkan aku ,Itu yang bisa aku ucapkan berkali kali untuk menunjukkan rasa bersalahku dan penyesalan yang teramat dalam.Tak ada maksud dalam diriku untuk membuatmu terluka .Tak sedikitpun.Dalam malam yang mulai hening itu aku terpaku ,menyesal.Yang membuatku semakin merasa bersalah,ketika dia berucap sedang menghadapi masalah yang sangat rumit untuk diurai,dan kinia ku malah menambahinya dengan luka.Ah,,,betapa bodohnya diriku telah berucap seperti itu.tersadar memang lidah ini tak terjaga,mulut initak pandai berucap,yang ada hanya menggores luka,dan terus mnggores luka.maafkan aku,,,,,,,,,,
Maafkan aku ,Itu yang bisa aku ucapkan berkali kali untuk menunjukkan rasa bersalahku dan penyesalan yang teramat dalam.Tak ada maksud dalam diriku untuk membuatmu terluka .Tak sedikitpun.Dalam malam yang mulai hening itu aku terpaku ,menyesal.Yang membuatku semakin merasa bersalah,ketika dia berucap sedang menghadapi masalah yang sangat rumit untuk diurai,dan kinia ku malah menambahinya dengan luka.Ah,,,betapa bodohnya diriku telah berucap seperti itu.tersadar memang lidah ini tak terjaga,mulut initak pandai berucap,yang ada hanya menggores luka,dan terus mnggores luka.maafkan aku,,,,,,,,,,
Langganan:
Postingan (Atom)


