Jumat, 25 Maret 2011

Membunuh rasa...

"Waduhhh,,,,kok malam ini dia Ol sih".Jantungku langsung berdetak hebat.Begitu cepat,,,serasa bumi ini berputar ,dan menhantamku ke dinding tembok.meluluh lantakkan tubuh ini.Serasa lebih dasyat dari gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang.Kenapa ???Kanapa rasa ini begitu dasyat terasa?.Aku tak bisa menjawabnya.
Aku memang belum bisa menjawab.Padahal kalau aku bersua dengan dia di Kampus,tak ada rasa yang sedasyat itu.Biasa-biasa saja.Apa ini sebuah efek??Entah lah.Yang jelas saat ini aku belum  mau rasa ini hadir,hinggap dalam sanubariku.Merusak sebua prioritas dan target yang telah aku pancang.Itu sebuah tekad.Dan aku harus bisa.Aku telah berjani pada Murrabiku untuk fokus pada amanah yang di berikan padaku.
Malam ini hujan tak jua mau memberi waktu tanah untuk menyerap curahan airnya.Terus saja gemericik,hingga  luapan airnya ,menggenang .Sebenarnya aku ingin barang sebentar keluar,membeli camilan untuk menemani OL malam ini,tapi hujan menghalangi niat ku itu.Laptop sudah aku nyalakan,modem sudah aku pasang."Ah,,mau YMan aja, aku takut kalau buka FB,nanti kalau dia juga lagi Ol,bisa copot jantungku." Niatku.Aku tidak mau kejadian tempo lalu terjadi lagi malam ini.Handphone,yang aku simpan di dekatku  menyala dan bersenandung, pertanda ada pesan masuk."Assalamualaikum,May ,penggalangan dana,untuk anak Yatim jadi ya, kamu jadi bendaharanya,,".Kali ini jantungku benar-benar terasa berhenti berdetak.Ini sms dari dia,seseorang yang ingin aku jauhi.Seseorang yang sebenarnya sangat aku kagumi,tapi tak ingin rasa ini hadir untuk saat ini,waktunya belumlah tepat.Aku kagum dengan dia karena sikap dan akhlaqnya.Dia ikhwan sempurna dalam pandanganku,Andai saja aku telah lulus kuliah dan dia pun telah lulus ,dan bekerja.aku tak kan berlama-lama.Aku akan meminta Murrobiku menjadi perantara."Astaggfirullah,,aku malah berandai-andai.Tidak boleh,,,berandai-andai adalah cara syetan untuk mengelabui hati ini".Aku harus kembali Fokus.Aku balas sms seperlunya saja,walau jantung ini masih terasa berhenti berdetak.


Pagi ini aku agak malas pergi ke Kampus.Karena pagi ini pasti aku kan bertemu dengannya.Apalagi hari ini aku harus duduk satu ruangan denganya.Rapat untuk baksos."Hemmm,,dia tahu nggak sih,kalau aku menaruh hati padanya.Ku harap jangan tahu ,bisa berabe, kalau sampai dia tahu, apa yang sebenarnya aku rasakan.Ah,,,aku kok jadi mikirin itu sih,,harusnya aku sudah berangkat ke kampus nih"Aku bergegas meninggalkan rumah.aku sudah terlambat setengah jam."Ah,,,,,kenapa aku bisa sekacau ini".Sampai di Kampus, setengah berlari,ku harap dosen belum datang."May,,,jangan lupa ya,,entar istirahat kita ngumpul sebentar,mematangkan apa yang sudah kita bicarakan tempo hari via sms".Langlahku terhenti,tak sedikitpun aku menoleh.Aku sangat hafal suara itu.Dia,,,dia adalah seseorang yang membuatku jatuh hati,,dia orang yang mengoyak-koyak hati ini.Aku hanya mengangguk,dan memutuskan untuk segera masuk ruangan kuliah.Tak ingin malu,karena salah tingkah dekat dengan dia.Aku berusaha, menguasai diriku, yang gelagapan,karena kehadirannya yang sangat mengejutkanku.Ku coba ,sebisa mungkin,untuk bersikap biasa saja, tapi hati ini telah kacau,,tak beraturan.Dan" Gubragggg!!!!",aku terpeleset,karena kakiku menyenggol tempat sampah.Niat hati ingin bersikap biasa, malah celaka.Betapa malunya aku..Aku semakin tak berani melihatnya.Kutinggalkan segera ,tempat itu.Aku yakin dia cekikikna melihat polahku barusan." Hufttttt, "
********
Entah ini hari yang ke berapa,aku merasakan dasyatnya rasa ini menyentak nyentak pembuluh darahku,membuat jantungku berdegup tidak karuan.Ketika gumintang menyapa indah jagad malam ini,tak jua bisa menghilangkan rasa aneh yang menggangguku khiar-akhir ini .Ketika rembulan begitu ayu memamer keayuannya pun tak mampu mengeliminasi derita yang menggelayut.Kenapa aku harus tersiksa dengan semua ini??.Sebenarnya apa yang salah ? bukankah rasa itu fitrah??,apa iya aku harus membunuh rasa yang hadir ini,,atau hanya menunda saja, dan mencari waktu yang tepat untuk mengutarakanya.Aku bimbang,,,,..Ohhh,,,kenapa aku harus terjerat derita ini.Tapi benarkah apa yang ku rasakan saat ini adalah sebuah fitrah atau hanya jerat syetan untuk pembenaran atas nama cinta?????.sampai saat ini pun aku tak bisa menjawab,hingga kedua indra penglihatanku terkatup,dan sepenuhnya jiwaku  ke serahkan pada Pemilik jiwa ini.Bismika Allohuma........

*********
Malam ini aku bertekad untuk sejenak tak bersentuhan dengan fb atau YM,Aku berusaha menata hati,karena tetap saja nuraniku  berkata bahwa ada yang salah dengan apa yang aku rasakan saat ini.Ku biarkan Ayat ayat -Nya, mengalir dalam denyut  nadi,dan menguatkan nuraniku,terbata ku ucap lirih kalimat kalimat Agung itu.Aura bening seolah menetes dalam sanubariku.Ada perasaan tenang.Damai.....
Beberapa saat aku termenung tentang apa yang saai ini menimpaku.Tentang apa yang aku rasakan saat ini.Tentang sesuatu yang dasyat yang meluluhlantakkan bathinku.Aku sadar rasa ini telah mengalir dalam hatiku.Rasa itu telah merasuk salam sanubariku.Aku sadar itu,bahwa semua itu fitrahku sebagai manusia .Tapi aku sadar juga ,kalau rasa itu belum saatnya hadir.Meski berat, aku harus berjuang.Meski rasa ini menderu dendam,aku harus bisa membunuhnya.Aku kan berbahagia,kalau dia segera menemukan pasangan hidup.dan aku harap itu bukan diriku.Maafkan aku yang tidak bisa membiarkan rasa itu hadir.Aku harus bisa.Janji itu telah terucap,,dan mulai saat itu aku harus tetapberjuang untuk membunuh rasa itu.Dan semua seolah menjadi begitu damai.Begitu indah.,,menghantarku dalam peraduan malam yang dingin ini....



Minggu, 20 Maret 2011

AsNul...


khujan rintik berdendang,menyanyikan melodi miris,,menjadikan malam ini begitu senyap,,,diam,,, dan sunyi.Mata ini sebenarnya sudah terhipnotis  tuk terlelap.Tapi raga ini tak mau tuk secepat itu terlelap, masih terlalu sore untuk terlelap,dan memang sedari tadi perut ini belum terisi sesuap nasi pun.Itu berarti aku harus berbaikan dengan perut ini,supaya tak mendemo diriku,hingga melumpuhkan seluruh aktifitasku .Meski agak males,aku paksakan untuk berjalan ke depan ,membeli nasi goreng.Ada pepatah sambil memyelam minum air,Itupun berlaku untukku saat ini,sekalian ke depan beli makanan,sekalian saja mampir warnet,membuka blog dan menulis apa yang sudah lama tertimbun dalam pikiranku.Hem,,dan gayung pun bersambut ,sambil mendengarkan campur sari,aku tuliskan semua apa yang ingin aku tulis,wah rasane plong banget,semua terasa menyenagkan,dan membuat aku benar-benar merasa puas bisa menuliskan uneg-uneg ku.Ehm,,, baru kali ini aku merasa nikmat untuk menulis.Semuanya mengalir begitu saja,tak ada hambatan.Jemari ini selalau saja menuntunku untuk bersentuhan dengan tuts,tuts,komputer,dan  menulis,dan terus menulis,..Memang saat ini tulisan ku tak bertema,ini hanya tulisan ngalor ngidul,tak tentu juntrungannya.Smua ini mang aku sengaja,untuk kembali melatih diri ini untuk meulis,.Masalahnya aku sudah lama banget vakum dari dunia literasi ini.Aku akan memulainya lagi,aku akan mencoba kembali aktif,dan membangun asa,,,.

.Aku baru akan memulai,dan memang aku harus banyak belajar tentang kegagalanku yang lalu,,.Aku akan mencoba untuk kembali makin,aku kan coba berlatih dan terus berlatih untuk kembali bersemangat untuk menulis........

Sabtu, 12 Maret 2011

???????????????

Mungkin nyamuk sudah jengah menghisap darahku.Kerana sejak Senja menyerahkan tahtanya kepada malam,aku sudah duduk termangu disini.....Tak ku sangka dan memang tak pernah terbayangkan olehku aku akan terjebaj dalam kerumitan ini.Aku terjebak dalam kebimbangan yang menghantarku dalam ketidak jelasan.Haduhhh.....apaan sih????ribet amat.Dan memang semua tak jelas.satu penyebabnya,aku kehilangan sebuah makna ,kriteria ,atau patokan,aku kehilangan esensi akan sebuah pilihan.Apa sih sebenarnya yang aku inginkan???Ah.....aku malah jadi pusing sendiri,,,Ya memang mungkin itu masalah utama yang kini menderaku.


Minggu, 06 Maret 2011

INGINKU........

Duduk mematung di pematang sawah,di suatu sore yang sangat cerah.Surya masi cerah memancar kegagahan.Alam melukis sore itu dengan tarian awan, membentuk siluet berbalut cahaya indah.Sungguh indah sekali.Angin yang sepoi menghembus aroma hipnotis,,membuatku terhenti da duduk berlama-lama di sore itu.Aku terhanyut dalam sketsa seperti itu.Hemmmm..........Aku sungguh terbuai...Dalam sepoi angin semilir ,anak anak berlari ,adu cepat untuk mengejar sebuah layang-layang .Mereka berebut,bersaing ,untuk jadi yang terbaik,dan berlaku hukum siapa cepat dia dapat.Aku termenung.Logika terusik,,,,,,.Tak terbayangkan olehku,,sebenarnya sejak kecil kita telah di ajari oleh alam untuk bersaing, menjadi yang terbaik,memaknai hidup,untuk menjadi yang terbaik.Sungguh tak pernah tebayangkan olehku sebelumnya..Dalam persaingan ,tak ada yang merasa terkalahkan atau di kalahkan,mereka semua menikmati persaingan itu.Anak anak itu telah mengajarkan kepadaku akan makna persaingan yang sebenarnya,,ya  persaingan untuk menjadi yang terbaik tanpa harus merendahkan para pesaing kita.Halahhh...apa yang aku pikirkan ,,,seperti orang penting aja,,aku ini hanya buruh pabrik yang tak perlu berpikir seperti itu.Yang penting aku kerja,tanggung jawab dengan pekerjaan dan setiap minggu dapat gaji. sudah itu saja dan selesai...tak ada yang di pikirkan lagi..Hee hee ,,dasarr jiwa kuli sejati,,tak pernah mau berpikir untuk berbuat sesuatu,dan membuat sesuatu, tak ada sama sekali.datar datar saja,nggak ada tantangan.Monoton.Ah... jangan berdebat,,,apa dengan berkata seperti itu kamu apa mengubah keadaanmu menjadi lebih baik.Ya kan????.Hadeuhhhh


jalan itu.....
Apa yang aku saksikan waktu aku di sawh sore itu, ternyata tak bisa hilang begitu saja.Diriku malah terjebak dalam perdebatan.Mempertanyakan kenyamananku menjadi buruh pabrik,dan tak punya keinginan untuk memulai dan berusaha sendiri.Kalau boleh meminjam istilah kerennya Enterpreuner..Hehehhehe.Kadang aku terpikir juga untuk memutus kenyamanan semu ini,,,bahkan sempat kepikiran untuk memulai usaha sendiri,,tapi memang aku belum berani dan belum punya nyali.Mungkin ada truama yang sampai saat ini belum bisa lepas dari ingatanku.Aku dulu pernah gagal memulai usaha,,sebenarnya prospeck cerah, cuma aku belum bissa mengelola dengan biak semuanya,jadi berantakan .Entah lah,,aku merasa memang semangatku tak seperti dulu,aku selalu ragu untuk memulai dan tak ada asa yang bisa aku pancang.Tak tahu juga apa aku ini telah terlalu putus asa,hingga tak mau berbuat dan memulai.....

 Hatiku mulai tersadar ,ada yang salah dengan kenyamananku selama ini.Kenyamanan yang ku rasakan membuatku mandul untuk memulai dan mewujudkan mimpi.Aku jadi males untuk melakukan apa yang aku impikan,,aku hanya terjebak dalam angan-angan yang sebenarnya membuatku semakin malas untuk merealiasasikannya menjadi sebuah tindakan nyata.......,Yah dan kini aku harus bisa memulainya,,,tak ada kata terlambat untuk memulai....Aku akn berusaha,,,,,,,Da.....aku yakin itu.....Bismillah....