Sabtu, 29 Mei 2010

BIAS

Keraguan sentiasa menyeruak dalam benakku,Tak ku harap ragu itu menyelimuti hari-hariku.Membayang dalam benakku dan memancing rasa gundahku."Ana ana ,kenapa kamu membuat diri ini selalu penasaran .Tanpa sadar aku terjebak pada rasa,yah rasa untuk selalu mengingatmu .Akir akhir ini aku selau membayang akan rupa dan bentukmu seperti apa.Kamu berusaha membuat hati ku hancur berkeping dengan sikapmu yang tak pernah mau memutuskan,kau selau membuat masalah yang sebenarnya mudah diu selesaikan ,tapi menjadi sulit'Yang seharusnya bisa di selesaikan waktu itu juga malah menjadi rumit dan nggak tahu kemana arahnya.Akankah semua ini akan berujung pada kekecewaaan atau senyum sungging bahagia?.Tentunya aku tak tahu akan hal itu,mungkin masi jadi rahasia ilahi,aku cuma berharap akan ada titik terang.Mudah-mudahan yang akan terjadi adalah sebuah titik terang.Doa yang sentiasa aku panajtkan ke hadira ilahi.Berharap dan aku takkan poernah berhenti berharap_Kayak lagunnya Sheila oN seven aja_Yah tapi memang benar aku serius.aku berharap di usiaku yang akan menginjak 26 tahun ini akan segera menemukan pasangan hidupku.Tak harus  Ana yuliana,siapaun yang penting seorang ahwat sholeh yang akan menemani hari -hari  tuaku_ syahdunya_.Sejujurnya aku sudah berihtiar untuk menjemput jodohku,sudah berapa banyak ahwat yang aku tawari untuk menikah ,tapi..........mengecewakan.Bahkan ada yang berkata lantang "Tiiiddaaaaaaakkkkkk!!!,ada yang nggak merespon,dan ada yang menggantung antara ya dan tidak.Jadi ingat lagunya melly goeslow."ehmmm" jadi terpikir .Kasihan banget dehh gue

Minggu, 23 Mei 2010

Please dehhhh!!!!





Wajib hukumnya bagiku setiap sabtu minggu OL,alasannya sederhana,menyalurkan hobby,selain juga melihat apa yang terjadi dengan FB ku.Siapa tahu ada teman yang lagi OL JUGA hingga bisa berbincang dan berbagi pengalaman,tak ku duga ternyata ada seorang teman yang dulu pernah  chat di facebook.Inisialnya A,ngakunya orang padalarang,tanpa pikir panjang aku meminta izin untuk chat,kembali,alhamdulillah dia merespon,ngobrol ngalur ngidul,hingga sempat ku utarakan niatku untuk ta'arupan,dari pembicaraannya sepoertinya dia menerima tawaranku,tapi sepertinya malu,tapi bisa ku baca gurat kecewanya ketika aku jujur mengatakan bahwa aku cacat,ketiga ruas jariku harus di amputasi karena kecelakaan kerja yang terjadi setahun yang lalu,terlihat dari susunan katanya yang sangat mudah di terjemahkan menjadi sebuah ekspresi kekecewaan,aku sih nggak nggak terlalu ngefek karena sku sangat-sangat tahu diri dengan keadaanku,dan aku berusaha tawakal kepada Allah,atas semua yang terjadi pada diriku.Dan memang benar-benar nggak ngefek dengan diriku,tapi yang membuatku terbelalak tak percaya,ternyata di luaran sana masih banyak orang yang menganggap sebelah mata bagi orang-orang yang mempunyai kekurangan."Please dehhhh!!!!!".

Sabtu, 15 Mei 2010

TELAGA SUNYI

Mata memandang sebuah figura bertuliskan Asmaul Husna,tapi pikiran ini entah kemana perginya,mungkin menggali kenangan -kenangan masa lalu,yang sentiasa indah untuk di ingat,"Huh" kenapa ,siluet itu malah menghantar kerinduan".Kerinduan itu malah menjalar memenuhi ruang-ruang dalam setiap letuk otakku.Tersiksa diri ini merasakan itu semua,setelah tersadar aku duduk sendiri di tepian telaga sunyi.Terpekur meratapi kesendirianku.Yah jiwa ini memang di tinggal oleh kebahagian,hanya sepi yang sentiasa menemaniku,di telaga sunyi ini.Telaga indah dengan biru warna airnya,tenang,penuh keindahan,tapi hanya satu yang kurang ,tak ada saatupun makluk hidup yang mau singgah ,hanya diri ku seorang di sini ,yang sentiasa menunggu dan menanti keajaiban,tentang turunya sang bidadari yang akan menemaniku,di telaga sunyi ini.Dan merubah telaga ini dengan keceriaan penuh warna.Wahai bidadari penuhilah seruanku,mari kita bercengkerama di telaga sunyi ini

Kamis, 13 Mei 2010

DILEMA

.Aku berusaha acuh,tak mau memikirkan masalah itu,tapi masalah itu malah semakin jelas menampakkan kegelisahannya dalam hatiku.Kenapa? yah kenapa? aku tak bisa bersikap acuh seperti biasanya,kenapa,semakin ingin ku lupakan,masalah itu malah ngiwi-iwi di depan mukaku,mengejek diriku.Duh... malangnya aku.Betapa sulitnya aku tinggalkan beban itu.Kalau seandainya atun tak meninggalkanku,tentunya ini takkan terjadi padaku.Aku tak akan mendapat predikat "BUJANG LAPUK".Sebuah predikat yang seolah meluluhlantakkan kejantananku sebagai seorang pria.Orang seumuranku sudah beranak,tak cuma satu bahkan ada yang punya anak sampai tiga ,sementara aku,masih tersiksa,tak bisa menyalurkan libido ,di tambah predikat yang mebuat jiwa ini,terluka ,sakitttt."Huhh orang hanya bisa menjudge tanpa mau melihat apa yang sedang terjadi dalam diriku.Dulu aku hampir saja menikah,sebagai lelaki tentunya aku sangat bertanggung jawab akan istir dan anakku kelak.Aku sudah berusaha dagang batagor untuk membiayai pernikahan kami,dan tentunya untuk menghidupi anak dan istriku,tapiiiiii.apa yang di lakukan atun,dia malah pergi dengan orang lain,dengan alasan,hidup dengan ku bakal MADESU(masa depan suram) karena aku hanya tukang batagor keliling,yang berpenghasilan pas-pasan." yah Tun,teganya kamu meninggalkan diriku,parahnya kamu pergi dengan sanhabtku sendiri" hatiku remuk redam,luluh lantak,tak berujud.Kalau tak ada setitik iman di dada,pastinya sudah melayang nyawea ini terbang bersama kekecewaan yang mendalam.Sekarang,terasa sulit bagi diriku untuk membuka hati pada perempuan,tapi bukan berarti aku jadi tertarik pada sesama lelaki," naudzubillah".Aku hanya belum bisa menghilangkan perih dalam hati ini.entah samapai kapan?.bagiku semua itu dilema.Di satu sisi aku ogah di sebut bujang lapuk,tapi aku juga belum bisa ,aku belum bisa membuka hati ini." Ahhh,Dilema,kini engkau malah membersamaiku juga"

Minggu, 09 Mei 2010

Sang bidadari, aku menunggumu


Pulang dari MPI,niat hati langsung ingin pulang ke Soreang,tapi di tengah perjalanan, di daerah cimindi cimahi,Ada niat mampir sebentar ke rumah teman.Akhirnya mampir,sekalian mengembalikan CD FOTO pernikahan Mbah Klie sahabatku.Biasa sahabat ,teman lama ,yang sudah akrab,kalau sudah akrab suka seenaknya saja bicara,saling sindir,saling mengejek itu hal yang biasa,bahkan lumrah,di antara kami juga tak ada yang tersinggung,karena sudah tahu itu semua hanya bercanda.Tapi kali ini ada satu kata yang membuatku termenung dan sedikit merenung,ketika temanku,dengan ringannya berceletuk,"Nif kapan loe punya pacar,gue aja sudah punya,mau jadi bujang tua luh".Aku hanya bisa berbalas senyum kecut,bukan berarti aku tersinggung dengan kata-kata sohibku ,tapi aku termenung,memang benar,selama ini aku tak terlalu memikirkan hal itu,aku terlalu asyik dengan ambisi dann anganku ,terlalu sibuk mencari sesuap nasi,sehingga hal itu seoalh terlupa,bahwa menikah sesuatu yang sangat penting,bahwa punya pendamping itu sesuatu yang mutlak yang harus aku miliki.Tak terasa umurku yamg hampir 26 tahun,tapi masih membujang,sedangkan teman2 seangkatanku sudah punya anak."Hemmm, memang sudah saatnya aku mencari pendamping hidup.Saya yakin usiaku sudah cukup matang untuk membangun sebuah runah tangga ,aku sudah bekerja,punya penghasilan sendiri,sekarang tinggal berburu ahwat.Dan yang pasti pasang target.Memang ada kendala ketika diri ini berbicara masalah itu,susah-susah gampang,kalau aku yang notabene bukan maniak,dalam arti memandang wanita bukan obyek ,tapi patner dalam hidup, agak begitu kesulitan mencari sosok seperti itu,aku juga termasuk lelaki perfect yang ingin mendapat pasangan yang sempurna,tapi asa nggak mungkin,tak ada manusia yang sempurna dalam dunia ini.Yahhh itu kesulitan tersendiri dalam hidupku,Aku akn terus berihtiar dan berdoa,semoga ALLAH mengirimkan bidadarinya untuk menemaniku dalam sisa hidupku.amin

Sabtu, 08 Mei 2010

Berharap,tapi sedikit kecewa

Rasa ini sentiasa mendorong hati ini untuk berterus terang,mengharap kenekatan ini berbuah hasil.Bermodal rasa,lewat fhoto,menjalar merasuki dinding-dinding hati ,berbuah empati ,dan cemistry.Menanti dan berharap suatu saat dapat bertemu di udara."yaps" waktu yang di nanti telah tiba," bla bla bla " ngobrol ngalor ngidul,akhirnya terucap kata-kata keramat itu. tak jelas apa yang aku katakan waktu itu,tapi yang pasti telah aku ungkapkan perasaanku itu pada seorang ahwat,asal tasik.Berharap sih,tapi aku tahu diri,dan menebak akan jawaban yang akan terlontar.Dan memang bukan itu yang menjadi tujuan utama ku,yang jadi tujuan utamaku,adalah ingin ku ungkapkan setitik perasaan yang ada dsalam hatiku ini,tak akan aku pedulikan meski aku harus tertolak.Perasaan ini lega walau ada sedikit kecewa.Tapi tak apalah, apa sih jelekna di tolak? bagiku nggak ada yang ada hanya menang, " yah, aku menang karena kau berhasil membuktikan kalau aku berani,kalau aku mau berihtiar, cuma mungkin aku belum beruntung saja(he he he menghibur yah).yANG JELAS AKU TAKKAN JERA UNTUK BERIHTIAR.tUNGGU AJA TANGGAL MAINNYA!!!!!!

Minggu, 02 Mei 2010

ASA YANG AKAN TERUS KU GAPAI: memaknai hakikat

ASA YANG AKAN TERUS KU GAPAI: memaknai hakikat

memaknai hakikat


Kepenatan tak kunjung pergi meninggalkan diriku.Jujur aku jengah,risih,sementara jasad ini tak mampu berbuat banyak.Seperti tanpa arti.Apatissssss!!!!.Tak lah, kata-kata itu tak pantas tercap dari bibir ini,aku masih punya iman,biarlah kata-kata itu menjadi kidung para kaum atheis.Ku gali nurani terdalamku,Mampu kah,Sementara Sang pencipta BerFirman ,TAKKAN MEMBEBANI KAUMNYA DI LUAR KESANGGUPANNYA.Itu Firman Allah,aku harus berpegang teguh pada Firman itu.Karena aku adalah hambanya.logikanya apa yang sekarang sedang aku rasakan ,kesempitan yang mencengkeram jasad ini,bisa aku lalui,aku mampuuuu,tapi mengapa itu terasa berat dan sulit aku lalui,mengapa?Akuy pun belum bisa menjawab,dan aku juga tak mau Berburuk sangka Dengan Allah sang maha pencipta.terusss!!!!
akan ku gali ,nurani terdalam ini,ihtiar apa yang bisa aku lakukan,Tentunya ALLaH,memberi raga ini,dengan otak dan hati kalau tak di manfaatkan,itu adalah senjata,itu adalah,modal.Yah memang itu perangkat yang di tanam dlam jiwa-jiwa.Mampukah jasad ini menguak tabir,dan mengubah kesemoitan ini menjadi lapang,mengubah kegetiran ini penuh dengan rasa syukur kenikmatan.Aku harus lantang katakan"BISAAAAA!!!!!!.ini bukan sekedar pembahgia jiwa,penyenang jasad,tapi sebuah keyakinan.terusss apa kamu bisa? biarlah otak dalam kepala dan hati yang terhujam dalam dada berdiskusi,bermusyawarah,mencari solusi,biarkan juga jasad ini mengantarkan keduanya menjadi realitas!!!!