
Pulang dari MPI,niat hati langsung ingin pulang ke Soreang,tapi di tengah perjalanan, di daerah cimindi cimahi,Ada niat mampir sebentar ke rumah teman.Akhirnya mampir,sekalian mengembalikan CD FOTO pernikahan Mbah Klie sahabatku.Biasa sahabat ,teman lama ,yang sudah akrab,kalau sudah akrab suka seenaknya saja bicara,saling sindir,saling mengejek itu hal yang biasa,bahkan lumrah,di antara kami juga tak ada yang tersinggung,karena sudah tahu itu semua hanya bercanda.Tapi kali ini ada satu kata yang membuatku termenung dan sedikit merenung,ketika temanku,dengan ringannya berceletuk,"Nif kapan loe punya pacar,gue aja sudah punya,mau jadi bujang tua luh".Aku hanya bisa berbalas senyum kecut,bukan berarti aku tersinggung dengan kata-kata sohibku ,tapi aku termenung,memang benar,selama ini aku tak terlalu memikirkan hal itu,aku terlalu asyik dengan ambisi dann anganku ,terlalu sibuk mencari sesuap nasi,sehingga hal itu seoalh terlupa,bahwa menikah sesuatu yang sangat penting,bahwa punya pendamping itu sesuatu yang mutlak yang harus aku miliki.Tak terasa umurku yamg hampir 26 tahun,tapi masih membujang,sedangkan teman2 seangkatanku sudah punya anak."Hemmm, memang sudah saatnya aku mencari pendamping hidup.Saya yakin usiaku sudah cukup matang untuk membangun sebuah runah tangga ,aku sudah bekerja,punya penghasilan sendiri,sekarang tinggal berburu ahwat.Dan yang pasti pasang target.Memang ada kendala ketika diri ini berbicara masalah itu,susah-susah gampang,kalau aku yang notabene bukan maniak,dalam arti memandang wanita bukan obyek ,tapi patner dalam hidup, agak begitu kesulitan mencari sosok seperti itu,aku juga termasuk lelaki perfect yang ingin mendapat pasangan yang sempurna,tapi asa nggak mungkin,tak ada manusia yang sempurna dalam dunia ini.Yahhh itu kesulitan tersendiri dalam hidupku,Aku akn terus berihtiar dan berdoa,semoga ALLAH mengirimkan bidadarinya untuk menemaniku dalam sisa hidupku.amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar