ketika diri berazam untuk berkarya,sebagai wujud aktualisasi diri,kerana diri ini punya potensi yang harus di asah dan di uji
Minggu, 25 Januari 2009
Alhamdulillah
Kata SHOUHAR dalam tembang nasyidnya bahwa harapan itu masih ada.aku semakin bersemangat ketika aku mendengar lagu itu.dengan keyakinan yang kuat tertancap dala hatiku,berbagai rintangan dan halangan berusaha aku hadapi.misalnya saat ini saja,aku baru saja terjatuh dalam lubang yang sangat dalam. aku tak tahu apa aku tak melihat saat berjalan,atau aku tak kuasa untuk meloncat karena lubang itu terlalu besar untuk ku lewati.ingin ku ceritakan kisah ini berawal beberapa tahun yang lalu saat aku bersepakat dengan adikku untuk mengambil sepeda motor dengan cara kredit,walau aku agak ragu dengan diriku,karena gajiku yang sangat minim,tapi aku berusaha meyakinkan diriku alasan karena biaya setoran di tanggung berdua,tentunya aku akan berusaha untuk itu.berjalannya waktu semua lancar-lancar saja,tapi mengijak setoran yang ke 10.badai tsunami amat dasyat menimpaku,adikku memutuskan denga sepihak kesepakatan yang telah kami sepakati.Dia malah memilih untuk married darp pada melanjutkan setoran itu.aku sangat kelimpungan dengan keputusan itu.dengan gajiku saat itu amatlah tak cukup bila aku harus melunasi setoerann sepeda motor sendirian.PADA SAATNYA AKU HARUS BERUSAHA MEMPERTAHANKAN SEPEDA MOTOR ITU DARP PADA DI AMBIL DEALER.aku sudah keluar uang banyak untuk setoran awal sepeda motor itu apalagi swekarang sudah masuk setoran ke sepuluh.aku kakn tetap bertahan aku yakin pertolongan Allah akan datang.dan memang benar mesti sebelumnya aku harus galilubang tutup lubang untuk melunasi setoran itu,kini Alhamdulillah ada rizki yang cukup untuk melanjutkan setoran sampai punah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar