Terpekur di temani dinding-dinding bisu.Entah aku senang,bahagia dinding itu tetap saja mematung.Ehm....kadang aku ini merasa bodoh,mengharapkan benda-benda mati seperti tembok untuk berempati akan kesedihan yang kurasakan saat ini.Atau mungkin sebuah rasa frustasi yang mengendap .Ah entahlah kenapa aku harus memikirkan itu.Baiklah aku akan bercerita tentang hal yang lain.Tentang perjalanan liku diriku yang tak bisa aku terjemahkan sampai saat ini.Sesuatu yang tak habis aku pikir,aku bisa terjebak sejauh ini dalam labirin kehidupan.Energiku habis ,terkuras tanpa sisa hingga raga ku rapuh ,jiwa ku kerontang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar