Minggu, 15 Januari 2012

MATA ADALAH ANUGERAH

Dalam gejolak hati,hadir sebuah kerinduan.Hampir dua bulan lebih aku tak mampu menjalankan aktifitasku dengan normal.bahkan kerjapun aku minta cuti ,karena memang tak mampu melakukan aktifitas apapun,karena penglihatanku sedang terganggu.Dan itu adalah gangguan penglihatan yang paling parah yang pernah kua alami.Okey ...aku tak akan membicarakan kenapa dan mulai kapan gangguan mata itu aku alami,tapi  penyakit itu sudah aku derita sejak satu tahun yang lalu,Aku tidak tahu apa itu masih berkaitan dengan amputasi jari kiriku aku tidak,Tapi keluhan di mata itu muncul tak lama setelah jari ini diamputasi.
sEBENARNYA SEBELUM MATAKU PARAH AKU SUDAH BERUSAHA MENGOBATINYA  DAN BERUSAHA MENYEMBUHKAN PENYAKIT ITU,aDA YANG MRMBRTI SARAN pERGI KEsana mdarang Kesii,Tapi tak pernah aku lakukan ,karena aku malah bingung sendiri,Akup un memutuskan untuk pergi ke dokter spesialis mata,untuk memcari solusi yang tepat,walaua mahal banget.Tapi ternyata tak memberikan hasil yang maksimal,bukan karena dokternya yang kurang bagus ,tapi karena faktor akunya yang tidak serius,karena alasan klasik ,Apalagi kalau bukan masalah biaya.sEPERTI APA YANG SUDAH AKU KATAKAN TADI BAHWA UNTUK PERGI KE SPESIALIS BUTUH DOMPET YANG TEBAL UNTUK SEKALI BEROBAT.sEMENTARA PENGHASILANKU JUGA TAK TERLALU BESAR ,DI TAMBAH  BANYAK TERJADI HAL HAL YANG TAK TERDUGA YANG HARUS MEMAKSAAKU MENGAMBIL TABUNGAN..
Dan akhirnya aku tak bisa nego lagi dengan penyakitku ini,ketika kedua mata ku mengalami buram parah,Sisa tabungan yang tak seberapa aku ambil untuk biaya berobat Ke Rumah sakit khusu Mata.Hati bercampur aduk jadi satu,aku khawatir uangku tidak cukupmaku juga ketakutan akan kemungkunan terburuk,"Naudubillah" aku mengalami kebutaan.Tahukah??????aku mengalami depresi yang amat sangat dalam menjalani episode itu.Aku bnear benar merasa terpuruk,bahkab sempat terpikir untuk mengakhiri hidup,,tapi alhamdulillah itu tak aku lakukan ,karena masih ada setitik iman di hati yang melarangku untuk melakukan itu,dan menasehatiku bahwa itu bukan solusi yabg terbaik.Ketika tangan ini sudah memegang pisau,,hati kecilpun selalu berkata "Itu bukan solusi terbaik"Istighfarpun terucap,dan aku mencoba untuk kuat dan bertahan.Kejadian itu terus berulang dan terulang,yapi Allah selalu menguatkanku untuk tidak melakukan hal bodoh untukmengakhitri hidup.Sefenatnya aku juga tak bisa memahami kenapa aku bisaselemah itu,Mungkin karena lelah dan jengah dengan episode episode hidupku yang menguras energi dan logika ku untuk menterjemahkan semua dalam kontek yang positif walau kadang semua itu terasa sangat sangat berat,Sekali ,dua kali mungkin aku bisa melewati,tapi untuk yang ketiga kalinya energiku sudah ahbis dan aku pun ngedrop,
Dengan sisa sisa energi yang aku punya,aku mencoba bangkit kembali dan berusaha kembali menata hati.Sedikit demi sedikit,pelan tapi pasti,merangkak ku coba berdiri,Berusaha optimis,berdoa,positif thingking,aku mulai berjalan danm enapaki episode kali ini.Dan hamdulillah atas Pertolongan Allah,semakin hari penglihatanku semakin membaik,meski belum pulih.Kini aku sudah bisa beraktifitas,dan tang pasti aku bisa menulis lagi dan berbagi  di sini,Doalan saja kau mampu melewati semua ini dan aku terus bisa menulis dan berbagi,Minimal bisa manfaat untuk diri pribadi,dan berharap juga manfaat untuk orang lain,,Terus berkarya dan tetap semangatttttt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar