Senin, 23 Januari 2012

Sebuah tanya (?)

Curhat dan berbicara masalah penyakit mata yang aku derita tak ada bosannya bagiku,meski bagi teman semuanya itu bukan masalah yang penting tapi bagiku,itu sangat luar biasa berpengaruh pada masa depan dan karierku.Di sini aku tak mau berbicara masalah manfaat mata dan fungsi besarnya dalam kehidupan kita,tapi mungkin aku hanya akan membahasanya,betapa pentingnya mata bagiku dan tentunya bagi teman semuanya.Apa yang aku derita,aku alami saat ini pasti membuat kita berpikir.Minimal kita akan bertanya  "Ada apa ini?"Dan dari pertanyaan sederhana itu ,kita akan mencoba mencari sebuah jawaban,Dan dari jawaban itu kita akan melakukan sesuatu .Begitu pun diriku teman,Sejak awal memang aku kurang begitu peduli dengan penyakit mata yang aku derita ini.Aku hanya diamkan saja,karena buasanya akan sembuh dengan sendirinya,ketika penyakit mata ini kambuh.Itu mungkin kesalahan pertama saya."Membiarkan sesuatu yang kecil menjadi besar dan sulit di kendalikan".Dan ternyata sikap seperti itu sangat lah buruk sekali.Sikap itu terus berlanjut ,hingga suatu ketika aku benar benar mengalami gangguan mata yang sangat serius dan membutuhkan pertolongan segera.Dalam tahap seperti itu baru tersadar betapa bodohnya aku dalam menyikapi sebuah penyakit ,ataupun masalah yang lain.Pertanyaan pertama sudah terjawab,berlanjut ke pertanyaan berikutnya.Apa aku terlambat menyadari semua ini???.Hemmmm dan jawabannya yah memang aku terlambat menyadari akan semua ini.Aku terlambat mengantisipasi,aku terlambat menyadari,untungnya aku masih punya harapan untuk melihat kembali,walau memang aku harus menerima ketika mata kiri saya tidak banyak harapan untuk kembali seperti semula/Mau tahukah teman apa jawaban dokter ketika aku ajukan pertanyaan seperti ini"Dok gimana dengan kondisi mata yang sebelah kiri?".Dokter pun dengan jelas mengatakan"Maaf untuk mata yang sebelah kiri ,kami tidak bisa menjamin bisa kembali seperti semula,kalaupun bisa di sembuhkan butuh waktu yang lama"."Trus kemungkinan terburuknya seperti apa dok?"."Anda akan mengalami penglihatan buram yang permanen."Sebuah jawaban yang jujur,tapi membuatku miris dan berpikir.betapa terlambat menyadari sesuatu membuat kita mendapatkan sesuatu yang lebih buruk pula.Jujur aku tak begitu terkejut dengan jawaban sang Dolter tersebut,Karena sebelumnya aku sudah berserah diri kepada Allah akan apa yang kan terjadi pada diriku.Pun tak lupa aku berharap moga cepat disembuhkan dari penyakit yang tengah aku derita ini.Dan sikap itulah yang muncul dan membuatku lebih tenang dan siap menghadpai semua yang terjadi ini.
Berlanjut hari ,berlanjut pula logika ini berpikir atas kejadian yang menimpa.Apa ini sebuah cobaan hidup,Atau jangan jangan ini sebuah peringatan dari sikap sikapku yang terdahulu yang telah melenceng dari norma agama yang aku anut?Pertanyaan itu tentu mebuatku semakin serius memikirkan dan mengingat ingat atas apa yang telah aku lakukan tempo hari,,dan memang setelah aku ingat ingat kembali ,ada banyak hal yang telah melenceng dari kaidah kaidah agama yang aku anut.Dari situlah sedikit demi sedikit aku mencoba memperbaiki apa yang di rasa salah .Dan mempertahankan apa yang sudah baik.Dan semua itu butuh proses       yang lama ,
Saat ini saat aku tulis tulisan ini kondisi mata ku belum sepenuhmya pulih,Tapi keinginan yang kuat untuk menulis mengalahkan rasa sakit yang aku rasa,Karena bagiku menuilis adalah energi terbarukan yang mampu menggedor semangat hidupku,energi yang mampu mebakar asa dalam hidupku.Aku berharap semua nya akan semakin baik dan lebih baik lagi.Dari setiap apayang terjadi pada diriku semoga mampu menjadikanku menjadi manusia yang lebih dan lebih baik lagi. Dan yang tak pernah aklu lu[pakan adalah meminta doa kepada teman teman  untuk sudi kiranya memberikan seuntai doa untuk kesebuhab jiwa ,kesembuhan akhlag dan kesembuhan bathin,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar