
Memulai,,yahhh ada kesulitan ketika aku akan mwmulai bercerita tentang apa yang sebenarnya aku rasakan beberapa masa ini,semua serba tak jelas,sulit tuk di ungkapkan.Mungkin juga sebuah misteri yang saat ini sulit tul aku ungkap.Betapa tidak!!!!,entah berapa kali ku coba membiarkan semua ini berlalu dan menguap begitu saja.Tak bisa ,!!!!! sekali lagi aku tak bisa begitu saja melupakam semua itu.Okey!!!! biarlah kaau ini terkesan cengeng,,lebay,atau apapun predikat yang akan di sematkan padaku.Tapi akan aku ceritakan semuanya,supaya tak memjadi beban, dan mungkin bida aku cari solusi atas apa yang menderaku ssat ini.Akan aku mulaii.. Sekali lagi aku tak tahu apa yang sebenarnya menderaku saat ini.Cinta kah??Mungkin bi sa diar tikan seperti itu. Karena ini memang berhubungan dengan semua itu.Berhubungan dengan perasaan hati yang mengagumi,dan sekarang mungkin sudah akutt,rasa itu sudah menjadi sebuah virus yamg me nggerogoti akal sehatku.R asa tu hadir ketika ada teman merekomendasikan sebuah perkenalan.tentu aku sambut tawaran itu,karena memang saat itu aku se dang mencari dan mencari utuk mendapatkan pasangan hidup
.Entah mengapa aku langsung suka dan bisa di latalam jatuh hati dengan orang ini,padahal aku belum pernah tahu dan belumpernah mengenalnya.Jantungku bergetar hebat saat ku lihat photonya.Dan keinginan untuk mengenalnya membuncah begitu kuat.Dan memang semua itu mengantarkanku untuk mengenalnya.Alhamdulillah dia tak keberatan untuk perkenalan.Ahhh....kanapa malah bercerita tentang kenangan itu.Ehmmm........sudahlahhh,,,,,kalau aku tak jujur mungkin tak secepat itu semua jadi kenangan.Mungkin belum mengerti ya apa yang sebenarnya aku maksudkan.Swbwnarnya rasa yang menbuncah dalam dada ini tak berbalas, ternyata cinta ini memang bertepuk sebelah tangan.Dengan berbagai alasan dia tak merespom niat baikkku.Y a aku bisa terima semua itu,tapi aku memintanya untuk tetap mau berkomunikasi denganku.Bersyukur dia menyanggupinya. Dan sejak saat itu alu berteman dengannya walau dalam hati aku masih memendam rasa itu.Hingga suatu saat aku tak bisa menahan lagi rasa yang t erus saja membuncah dalam hatiku,Da n sepertinya kejujuran ku itu berefek fatal pada diriku.Dia sudah benar benar tak mau lagi berteman denganku.Smua sms aku tak per nah berbalas,aku coba konfirm, tak tak ada tanggapan,,,.Tpi aku ini mamg bandel,dengan semua kemarahannya,sikapnya tak membuatku tuk berhenti,aku tetap berusaha ber sms dan mengharapkan respon.Jujur aku sangat merasa kehilangan,Aku sangat kehilangan sosok yang membuatku selalu bersemangat,membuatku selalu optimis,,.Aku kehilangan sosok itu,seperti nyawa yang tercerabut dari jasadku.

Hmmm...Tak sanggup aku melanjutkan cerita ini,aku terlalu rapuh untuk menahan air mata untuk tak jatuh,,,aku tak kuasa.Betapa rapuhnya aku....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar