Jum'at siang ini terasa
terik,entah sudah berapa botil air uaku habuiskan,rasanya haus ini tak mau
enyah dari tenggorokanku.Sebenarnya malu diri ini untuk berkata kata sekedar
meminta izin kepada atasanku ti u harus melakukannya karena menang aku tak
punya pilihan.Aku ingin sembuh.
"Pak mohon maaf
sebelumnya."
"Ya ada
apa?"Jawab sang ataan dingin.
"Mau minta izin
kerja setwngah hari..hari ini jadwal saya terapi"
"Ehmm ya sudah gak
apa apa.awabnya tetap dengan muka dingin.
"O ya pak sekian
nnti tangggal 21 dan 22 mau izin pulang
kmpung"
"Memang ada
apa?"
"Adik saya mau
nikah pak."
"Ya sudah kalau
gitu silakan saja."Tetap dengan wajah yang dingin seolah tak rwla
memberikan izin.
Sungguh aku tak en hati
tapi aku juga takbpunya pilihan lain karena aku pingin sembuh .
Aku sudah lama
menderita penyakit mata.Sudah hampor dua tahum mata ini bermasalah.Bolak balok
ke rimah sakit ke penhobatan alternatif sudah dijabanin.Hasil? tidak maksimal
aliasbelum ada perkembangan.Terakhir setelah aku periksakan kembali ke rumah
saki mata.aku di vonis terkena glaukoma.penyakit mata yang lumayan serius
dampaknya kalau tak segera di tangani.Bisa berakibat fatal yaitu buta
permanen.Sunggih tak sanggup rasanya bila itu terjadi.
Berdasar dari informasi
dari teman ternyata pengobatan penykit gloukoma di rumah si memakan biaya yang
tidak sedikit.Untuk laser mata saja membutuhkan dana sekitar 800ribu untik satu
mata.Kalkulasikan sendiri berapa dana ang harus di keluarkan untuk laser dua
mata.Sekittar 1.600ribu.Dari mana uang sebanyak itu aku dapat.Untuk ukuran
buruh pabrik sepertiku uang segitu termasuk wow..aliaa luar biasa.Dan untuk
mengatasinya aku mengambil jalan alternatif.Dan kali ini aku mengikuti
pengobatan alternatif dengan metode penyaluran energi positif.Dengan penyakit
yang aku derita ini memang butuh kesabaran untuk sembuh.Aku berharap dan haqul
yakun Alloh akan mmberi kesembuhan.
Jumat siang yang
terik.Matahari serasa bersemangat membakar manusia di bumi.Peluh ini tak henti
hentinya bercucuran.Tadi selepas sholat jumat aku langsung meluncur ke daerah
cimahi untuk melalukan terapi.Ini ki ke lima aku datang ke tempat ini.masih
dengan harapan lewat terapi ini Alloh akan memberi kesembuhan.Teriknya hari ini
tak menyurutkan langkahku untuk mencari kesembuhan.Bismillah smoga apa yang aku
lakukan ini mendapat ridho Alloh.
Meluncur ke cimahi
harus dua kali naik angkutan umum.Gerah,panas tak akan aku hiraukan yang
terpenting berihtiar mencari kesembuhan.Peluh ini terus saja mengalir beberapa
ki di usap tetap saja mengucur.Di dalam angkot yang kecil di paksa untuk terus
diisi penumpang.Gerahnya luar biasa,rasanya ingin segera sampai ke tempat yang
di tuju.Dan segala derita yang aku rasa terbayar setelah sampai di tempat yang
di tuju..smoga kedatanganku kali ini membawa perubahan.Tempatnya hanya rumah
biasa.Kecil malahan,tapi jangan di tanya berapa banyak pasien yang datang untuk
mencari kesembuhan.Dari yang stroke sampai yang konsultasi tentang anak ada di
sini.Banyak yang bilang.atau testimoni bahwa banyak yang sembuh setelah di
terapo di sini.Itu juga yang membuatku datang kesini,mengharap ridho Alloh
smoga lewat jalur ini aku di beri kesembuhan.
Sampai di tempat ini
ternyata sudah banyak pasien yang datang.Antrianpun sudah mencapai
puluhan.Menunggu adalah hal yang harus di lakukan .
Menunggu di panggil tak
salah kiranya kalau menyempatkan diri menuangkan apa yang ada di kepala Menulis
semua yang tergambar di kepala menjadi untaian kata kata imaji.
Mungkin terasa mengada
ada, tapi bagiku ini hal yang menarik,karena jiwa ini terasa terpuaskan bila
gambaran di kepa ini mampu di ejawantahkan dalam sebuah tulusan, kata bertaut
yang indah di nikmati oleh mata.Itung itung latihan otak dan kemahiran jemari
ini unk jadi penterjemah.
Dalam penantian ini
cerita aku kembikan tentang rasa malu,ketika diri ini harus sering meminta
izin,meski atasan memberi izin tapi setengah hati.Gak tulus.itu sangat jelas
tergambar dari air muka beliau beliau itu.Tapi aku juga tak punya pilihan meski
rasa malu ini bergejolak tapi rasa au ongin sembuh lebih besar dari rasa malu
ini.Aku anggap ini sebuah pengorbanan salam rangka menjemput kesembuban.Berdoa
juga selalu aku panjatkan,ihtiar juga selalu aku perjuangkan dan hasil aku
serahkan pada Alloh yang menggenggam jiwaku ini.Smoga Alloh memberi kesembuhan.
"Hanif silakan
masuk"
Namaku di panggil itu
berarti aku akan menjali terapi da kesempatan ki ini dengab beruvap bismillah
aku menjemput kesembuhan.
Bismillah.. bagaimana keadaan anda sekarang? Bisa berbagi tips dan obat ut kesembuhan kpd sy? Mkasih.. bisa email sy di odhe.isyha@gmail.com
BalasHapus