Sepulang kerja,Pakdhe menyodorkan padaku selembar kertas bertuliskan nama-nama peserta piala dunia." Mau ikut nggak?"
"Ikut apa?
" nih arisan piala dunia"
Aku garuk -garuk kepala,karena nggak ngerti dengan maksud pakdhe
"Ini arisan piala dunia,kamu tinggal nebak kira-kira negara mana yang nanti bakalan menjadi pemenang piala dunia, nah kalau nanti kamu yang menang kamu kan mendapat uangnya,nggak perlu di kocok lagi"
"kalau nggak menang?"
"uangnya hangus"
"Ahh,nggaKk ah pakdhe,itu kan sama saja dengan taruhan,judi pakdhe!!"
"Nggak mau ikut ya sudah,aku cuma nawarin kok"
"Nggak mau pakdhe"
"Ya sudah!" jawabnya ketus
Jalan pikiran orang memang beda-beda,aku tak bisa memaksanya untuk mengikuti pemikirannya,aku pun juga tak mau mengikuti begitu saja pemikiran orang lain ,kalau ku anggap itu,sesuatu yang buruk menurut diriku.Aku menganggap itu sudah merupakan bagian dari perjudian,meskipun namanya arisan.Parah,piala dunia yang di nanti-nanti itu ternyata di gunakan sebagai ajang berjudi.Nggak teman satu kost,nggak teman kerja ,semua sama.Piala dunia di pakai sebagai ajang taruhan.parahhhhhhhh!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar